Dalam kecemasan yang datang sore itu
Ribuan kata tiba-tiba saja menyeruak dan menyita ruang lamunanku
Haruskah bertahan?
Ataukah lebih keras lagi pada diri pribadi
Mengangkat segenap daya
Menakhlukkan hidup
Apa yang sekarang melekat pada diri
Haruskah dihempas dan ditinggalkan?
Ribuan wajah dan ribuan kenangan
Ratusan cinta, persahabatan dan mitra sejati
Jutaan kisah tragis
Jutaan kemenangan
Apa yang di depan
Apa yang harus dilampaui
Aku memilih membungkamnya
Cukup sampai disini saja
Biar tegur sapa
Yang menuntun langkah
Daripada lembaran-lembaran itu
Aku lebih menghargai mereka karena mereka hidup
Yang mati biarlah mati
No comments:
Post a Comment